8 January 2009

Jika Aku Divonis Mati

Mungkin sebagian besar Anda bertanya-tanya kenapa Anas ini kok posting kaya gini? Bukan apa-apa dan Saya pun enggak divonis dokter mati tapi Saya hanya membayangkan saja jika itu terjadi sama Saya. Bukan nggak mungkin kan? siapa yang tau takdir manusia? tapi ini hanya sekedar cerita dan seumpama saja, tapi saya berdoa tidak akan seperti kaya gini.

Ehmm.... jika divonis mati ama dokter kira-kira sekitar 3 bulan atau berapalah kira-kira apa yang akan Anda lakukan menghabiskan sisa hidup Anda? Baca-baca diforum kemaren aku mendapat sedikit jawaban yaitu yang banyak adalah menghabiskan sisa hidup dengan beramal dan berbuat kebajikan. Ada juga yang memberi jawaban menghabiskan sisa hidup dengan ceria dan parahnya ada yang reply jika divonis kaya gitu dia akan menghabiskan sisa hidupnya untuk berfoya-foya, berzina dan minum-minuman. Astagfirullah hal adzim.

Tapi umur kita bukan dokter yang menentukan tapi Allah lah yang tau dan menentukan. Tapi jika Saya yang mengalaminya Saya akan berbuat kebajikan dan memperbanyak beramal dan tidak berenti berikhtiar dan bertawakal. Intinya Gw nggak akan menyerah untuk hidup lebih lama lagi.

Tapi jika dipikir-pikir kalau bertahan untuk hidup akan menyusahkan orang lain yang merawat kita? misalnya orang tua, tapi orang tua mana yang tega membiarkan anaknya kaya begitu?

Semua jawaban hanya Allah yang tau. Allah tidak akan memberi coba'an pada hambanya jika hambanya tidak mampu. Gw yakin Allah akan memberikan yang terbaik.

3 comments:

  1. Gw yakin Allah akan memberikan yang terbaik.<<< yup aq setuju nas, tapi harus disertai dgn usaha maksimal bukan???

    ReplyDelete
  2. Hmm.. kalo aku sih, gak tau apa yg akan kulakukan kalo divonis kyk gitu. Mungkin ngebut buat warisan, sholat yg tekun dan buruan merit kali ya... ;;

    ReplyDelete
  3. kalo hal itu terjadi padaku, ak akan menjelajah dunia sebelum mati,,
    hahahaaa
    daripada mati penazaran....
    pingin foto bareng Barac Obama,
    nyium menara Eiffel,
    dll

    ReplyDelete