18 January 2009

Ban Pecah Dimalam Hari Keadaan Hujan Plus Bokek

Wah dari judulnya sudah kelihatan lagi dalam keadaan “APES BANGET” dimalam itu. Gini ni ceritanya, waktu jam 8 malam aku pergi bawa motor ke rumah temanku yang jaraknya sekitar delapan kilo dari rumahku, waktu aku mau berangkat cuaca memang sedikit mendung tapi mau bagaimana lagi aku kerumah temanku hanya untuk mengambil buku tugasku yang dibawa temanku itu, padahal pagi harinya dikumpulkan dan aku belum mengerjakanya sama sekali, nah terpaksa aku mengambilnya. Sampai dirumah temanku hujan rintik-rintik turun aku pun mulai sedikit gelisah karena aku nggak bawa jas hujan, lalu aku buru-buru pulang dengan segala kepanikanku aku pun langsung tancap gas penuh, tiba-tiba jarak dua kilo meter hujan mulai turun dengan ganasnya. Pas aku mau mencari tempat perlindungan dari hujan tiba-tiba aku merasakan aneh pada ban belakang motorku dan tambah parah. Setelah aku dapat tempat untuk berlindung dari hujan aku lihat ban belakang motorku, eh ternyata bannya pecah.

Aduh gw bingung banget mau minta pertolongan siapa, apesnya gw gak bawa uang dan handphone, gw mencoba menenagkan diri dengan sejenak beristirahat sambil menunggu hujan reda. Hujan nggak kunjung reda malahan tambah parah. Akhirnya aku nekat mendorong motor mencari bengkel tambal ban, kira-kira jarak 1 kilo meter aku menemukan tambal ban, tanpa berpikir kalau aku nggak bawa uang aku tambalkan saja. Setelah banku selesai ditambal aku pun kebingungan mau ngomong dan berbuat apa sama bengkelnya. Akhirnya aku nekat saja berbicara jujur tentang ke-APES-an yang aku alami pada malam itu. Untungnya bengkelnya membolehkan aku meninggalkan jaminan yaitu berupa jaket yang aku pakai pada malam itu. Lalu aku pun langsung pulang dengan hati-hatinya dalam keadaan hujan lebat.

Uhhhhhhh sampai dirumah aku merenungi nasibku dengan kondisi capek dan kedinginan. Ehhhh setelah Aku ganti baju malahan lupa mengerjakan tugasnya., padahal emang aku niat utamanya kan mengerjakan tugasku itu. Aku pun tidur pulas, dan pada pagi harinya aku ceria kembali, tapi setelah sampai sekolahan aku kebingungan karena belum mengerjakan tugasku. Tapi untungnya bugurunya baik hati setelah aku menceritakan kejadian yang sebenernya.

Setelah pulang sekolah aku langsung mengambil jaketku yang aku jadikan jaminan di bengkel semalam itu. Aduh hal ini takkan terlupakan yang menjadi pengalamanku yang terburuk sekaligus terbaik.

5 comments:

  1. waduh mengenaskan jg niy cerita na,
    tp dibalik kesialan msh ad yg baik jg kan cntohnya org bengkel & bu guru kmu itu tuh :X

    ReplyDelete
  2. Mbk No2x
    wah dek2..kok apesss bgt sie lo..
    tp boleh jg tu ninggalin jaket buat jaminan..
    bs ditiru heheheee..
    =))

    ReplyDelete
  3. moso' SIEH...KAPAN TU.....

    ReplyDelete