14 September 2008

Pernah Merasakan Di ICU

Tanggal 30 Aril 2008 atau sekitar 5 bulan yang lalu Anas dan keluarga Anas menangis, tepatnya tanggal 30 April sore 1 hari sebelum UAN (Ujian Akhir Nasional) SMP Saya mengalami musibah yang bisa dibilang sangat parah, saya mengalami kecelakaan sehingga sore itu pula kondisi saya sekarat terbaring di jalan raya yang waktu itu sangat sepi karena waktu Marghrib dan jalan di pedalaman sangat sepi.

Waktu tiada satupun yang menolong saya kecuali teman saya yang waktu itu bersama saya, tanpa bantuan ambulan saya dibawa ke rumah sakit terdekat oleh teman-teman saya dengan menggunakan motor. Kata teman-teman saya saya langsung dibawa kerumah sakit dan langsung masuk UGD sebelum menjalani operasi karena kedua tangan saya patah dan satu kaki kanan Saya.

Setelah menjalani Operasi ternyata kondisi Saya kritis sehingga saya dibawa ke ruang perawatan ICU (intensive care unit), kata dokter membuat putus asa keluarga saya karena sang dokter itu bilang bahwa umur saya tidak lama lagi karena saya butuh alat pernafasan yang di Rumah Sakit itu tidak ada. Tapi Allah berkehendak lain karena ada salah satu orang yang telah menyewa alat bantuan pernafasan itu tapi orangnya telah meninggal sebelum alat pernafasan itu datang, jadi saya bisa memakai Alat pernafasan itu yang sewanya satu hari 4 juta dan saya menyewanya dalam waktu 5 hari.

Di rumah Sakit Mardirahayu Kudus saya koma sekitar 7 hari dan saya masuk ICU sekitar 6 hari, waktu saya koma saya tidak tau apa-apa hanya kadang-kadang disela-sela koma aku terbayang-bayang akan orang tuaku.

Setelah 3 bulan saya dirumah dan tidak bisa berbuat apa-apa hanya di tempat tidur saya menyesal sekali tapi setelah bulan ke empat saya mulai boleh berjalalan menggunakan tongkat dan pada bulan kelima saya sudah boleh berjalan tanpa menggunakan tongkat dan sekarang saya sudah bisa berjalan dengan sempurna lagi dan saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberi Allah kepadaku yaitu masih diberi hidup meskipun cacat saya tidak patah semangat untuk hidup dan berjuang menggapai impian...

3 comments:

  1. PERTAMAXXXXXXXXXXXXX
    semoga anas bisa mengambil hikmah dari kejadian itu yah.

    mbak doakan agar anas menjadi anak yang pandai mengambil hikmah si setiap persimpangan hidup.
    (eh kayak judul postingn mbak nih, maklum sambil promoso :) )

    ReplyDelete
  2. semoga anas diberi ketabahan serta kesabaran, saya mendoakan anda untuk terus berjuang, bekerja keras dan BERHASIL dalam usaha

    ReplyDelete
  3. hihihihikkkkksssssss sama aku jg pernah masuk ICU waktu melahirkan anakku yg kembar..... sungguh campur tangan Tuhan sangat berarti.... sama K1R4 aku tak akan menyia2kan kesempatan ke2 yang sudah Tuhan berikan.....

    ReplyDelete